Aneuk Cabak

Tutorial, Komputer, Android, Blogger, Bitcoin

Tampilkan postingan dengan label Cerita mini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita mini. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Agustus 2011

DIARY MUNA

Dear diary!
4 JULI 2000

Riy! Hari ini aku jadian dengan Rizal, setelah sekian lama PeDeKaTe . Hatiku bahagiaaaaaaaaaaaaaaaaaa bangat, dia anak yang baik, meskipun orangtuaku menentang hubungan kami, tapi aku terlanjur cinta sama dia, meskipun juga teman-teman sekolah selalu meremehkan dia, tapi aku over sayang sama dia…Ya Allah, aku sayang rizal.

Dear diary
6 JULI 2000

Riy! Hari ini rizal menungguku pulang sekolah di terminal labi-labi, begitu aku turun dari mobil dia langsung menemuiku dan mengantarku pulang walaupun hanya berjalan kaki. Aku senang riy…senaaaaaaaaang bangat, tapi sayang dia tidak mengantarku sampai kerumah, hanya sampai batas lorong rumah saja, karena aku takut dimarahi bunda dan ayah. Maklum riy, aku masih dianggap anak kecil yang belum boleh pacaran, Usiaku saat ini baru memasuki 15 tahun.


Dear diary
10 JULI 2000

Riy! Uda satu minggu aku jadian dengan rizal, hubungan kami cukup bahagia..dia perhatian dan sangat menyayangiku…I lope u Rizal..Always lope u, met tidur syg…


Dear diary
1 Agustus 2000
Riy!
Aku sedih banget, akhirnya hubunganku dengan rizal  tercium oleh bunda dan ayah. Kamu tau apa yang mereka lakukan terhadapku? Aku dimarahi habis-habisan dan diancam kalau hubungan ini masih dilanjutkan maka mereka tidak segan-segan memukul dan mengurangi uang sakuku sekolah. Bahkan bunda dan ayah memaki rizal dengan kata-kata yang cukup sadis, anak ingusan,berandalan,belum mandiri, gak bisa apa-apa dan sejuta kata-kata pedas lainnya terus dihujani mereka untuknya, untuk rizalku sayang, orang yang paling aku sayang dan aku cintai.
Riy!
Rizal memang masih berusia 17 tahun, anak yatim piatu,miskin,dan tidak punya siapa-siapa diBanda Aceh ini, dia anak rantau, tapi dia cukup dewasa, baik dan selalu bisa membuatku bahagia.….oh tuhan bagaimana ini? Bingung riy..bingung…sedih hatiku.

Dear diary!
2 AGUSTUS 2000
 Riy!
Hari ini aku gak ketemu dengan belahan jiwaku, karena ayah mejemputku kesekolah. Kasian Rizal, dia pasti menungguku seharian diterminal seperti biasanya…semoga dia gak kecewa. Tapi tadi aku sempat nitip pesan lewat teman sekolahku untuknya, kalau hari ini aku gak bisa pulang dengan labi-labi karena ayah menjemputku.




Dear diary!
3 AGUSTUS 2000
Ternyata benar riy, kemarin Rizal menungguku seharian diterminal, sewaktu temanku menyampaikan pesan dariku dia begitu kecewa, dan langsung pulang, dan hari ini lagi-lagi aku dijemput ayah disaat bel sekolah berbunyi tiga kali tanda pulang. Ayah telah menungguku digerbang sekolah. Aku kangen riy! Padahal baru dua hari aku tidak bertemu dengannya Kalau cinta ini belum waktunya, kenapa dia hadir begitu cepat padaku, kenapa aku gak boleh mencintainya? Tuhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnn, aku mumang…




Dear diary
11 AGUSTUS 2000

Riy!
Sudah lebih satu minggu aku gak ketemu dengan belahan jiwaku, aku kangen, ayah masih terus saja mengawasiku selama ini. Tapi aku senang riy, Rizal menitip surat untukku, yang isinya, aku harus sabar dan dia juga sangat merinduiku…malam ini biarlah aku tidur bersama surat ini.semoga besok ada jalan untuk menemuinya meskipun hanya sebentar saja…

Dear diary
12 agustus 2000



Riy!
Hari ini benar-benar membuatku tidak percaya dengan apa yang telah aku lakukan tadi siang sewaktu jam pelajaran ke dua, aku bolos dari sekolah riy, aku pergi menemui pujaan hatiku dirumah saudara angkatnya. Aku tidak sabar ingin bertemu dengannya, karena tidak ada cara lain selain bolos sekolah. Sesampai disana, dia tterkejut dengan kedatanganku, dia sempat menasehatiku agar perbuatan seperti ini tidak terjadi untuk kedua kalinya, dia  mengatakan kalau dia tidak ingin orang yang dicintainya mendapat masalah.
Riy!
Dia meyakini aku dengan cintanya, dia berjanji akan selalu mencintaiku, dan hanya aku orang yang sangat disayanginya, meskipun banyak rintangan, dia tetap menyayangiku.aku legaaaaaaaaaa riy, aku bahagia.setidaknya malam ini aku dapat tidur nyenyak.

Dear diary
12 SEPTEMBER 2000

Riy!
Udah satu bulan Gak ada kabar dari Rizal, jangankan menitip pesan, sepucuk suratpun gak ada, aku kwatir terjadi sesuatu dengannya, padahal selama ini aku uda mengirimnya surat, tapi tidak ada satupun balasan darinya.
Riy!
Ayahku, uda kembali memberi kebebasan untukku, tampaknya dia mulai percaya pada kata-kataku tempo hari kalau aku udah gak ada  hubungan apa-apa dengan Rizal, maafkan anakmu ini ayah dan bunda, aku terlalu mencintainya.



Dear diary!
14 SEPTEMBER 2000
Riy!
Aku seakan tidak percaya tentang kabar yang aku dengar hari ini, sepulang dari sekolah tadi, aku ketempat tinggal Rizal selama ini, dengan harapan bertemu dan meminta penjelasan darinya, ada apa dengannya selama satu bulan ini.
Riy!
Taukah apa yang terjadi sampai disana tadi? Ternyata rizal tidak ada, dia udah pergi ke negeri tetangga, MALAYSIA, hanya sepucuk surat yang dia titipkan untukku kepada kakak angkatnya itu, Dalam isi surat itu ia mengatakan permintaan maafnya dan segera kembali, karena harus kemalaysia tanpa memberitahu secara langsung terlebih dahulu, hatiku sakit riy, hatiku hancur… Aku benci Rizal…aku benci…

Dear diary!
31 FEBUARY 2003
Riy!
Hari ini aku masih tidak percaya dengan apa yang terjadi dalam hidupku…
Orang yang selama ini aku nantikan selama tiga tahun  dan aku masih sangat mencintainya ternyata hadir hadapanku tadi siang sewaktu aku pulang dari sekolah, seperti biasa dia menungguku diterminal labi-labi seperti tiga tahun yang lalu, yang bedanya dulu aku masih duduk dibangku SMP, dan sekarang aku udah mau tamat SMA. Seakan aku tidak percaya, riy, selama tiga tahun aku tidak pernah lagi cerita sama kamu, dan hari ini aku kembali berteman lagi denganmu riy, aku ingin cerita kalau Rizal udah kembali untukku, dia begitu berbeda, dulu kurus, sekarang menjadi pria idaman setiap wanita, wanita manapun rasanya akan kesensem melihat Rizal yang sekarang. Aku jadi kwatir kalau rizal akan berpaling dariku.


Riy!
Kamu tau? Tadi rizal memujiku, dia mengatakan aku semakin cantik, tapi sayangnya aku semakin kurusan. Ya memang benar, karena tiada hari tanpa memikirkan mu pujaan hatiku…
Riy!
Yang membuat hatiku semakin bahagia, rizal mengatakan ingin melamarku, karena sampai detik ini dia masih sangat mencintaiku dan hanya aku wanita yang dia cintai selama ini, dia juga menjelaskan dia pergi selama tiga tahun, hanya untuk aku, mencari uang untuk masa depan aku dan dia, seketika rasa benci dan sakit hatiku selama ini luluh dalam sekejab riy, berganti dengan tangis haru, karena penantianku selama ini tidak sia-sia…dia masih mencintaiku.riy aku bahagia…

Dear diary!
2 MARET 2003
Riy!
Aku kecewa dengan kedua orangtuaku,ternyata masih saja tidak merestui hubungan ku dengan Rizal, padahal aku sudah menjelaskan pada mereka panjang lebar sehingga mulutku berbusa, tapi mereka tetap saja tidak setuju, mereka mengatakan begitu lulus SMA nanti aku harus kuliah, dan mereka juga sudah mempersiapkan calon pendamping untukku, yang menurut mereka lebih baik segala-galanya dari Rizal.
Aku gak tau harus berkata apalagi pada mereka, aku udah putus asa, aku ingin lari saja dengan Rizal…terserah rizal mau membawaku kemana…aku bingung riiiiiiiiiiiiiiiiiiyyyyyyyyyy…





Dear diary!
4 MARET 2003
Riy!
Aku tidak percaya kalau semua ini terjadi begitu tragis dalam hidupku, aku masih belum percaya sampai saat ini kalau orang yang sangat aku cintai uda pergi untuk slama-lamanya, dia pergi meninggalkan sejuta misteri, dia pergi meninggalkan aku sendiri, dia bukan pergi sesaat seperti dulu, tapi dia pergi untuk selamanya.
Riy!
Aku harap ini mimpi buruk, dia baru saja ditempatkan diperistirahatannya yang terakhir,, dibawah gundukan tanah merah, membawa cintaku,membawa sejuta angan yang pernah kami rancang beberapa hari yang lalu, tapi kenapa??? Kenapa dia begitu cepat pergi, tidak membawaku, dia pergi sendiri, inikah bukti cintanya untukku?
Riy!
Dari hasil diaknosa dokter dia meninggal karena over dosis, dia ditemukan oleh teman satu kontrakannya dalam keadaan tak bernyawa dan dari dalam mulutnya mengeluarkan busa putih, setelah divisum ternyata dia sengaja bunuh diri.

Riy!
Ternyata selama ini dia komplotan mafia barang terlarang tersebut, selama tiga tahun dimalaysia, dia mencari uang dengan cara menjual barang haram tersebut, dan setelah aku menceritakan tentang pertentangan hubungan kami, dia putus asa dan memutuskan pergi untuk selamanya dengan cara bunuh diri…
Riyyyyyyyyyyyyyyyyyy…ini kisah terakhirku yang kucerita padamu, usai sudah, hanya surat terakhir yang dia tinggalkan untukku dan tak ingin kubaca…sampai aku benar-benar siap untuk membacanya….


Salam terakhir MUNA

Dear muna terkasih,di istana cintaku

Sayang, mungkin saat kamu membaca isi surat ini, aku telah pergi jauh sekali dan kita tak mungkin lagi bertemu, tapi jangan kwatir sayang, aku membawa cinta dan sayangmu bersamaku.
Muna, cintaku
Kamu pasti bertanya kenapa aku bodoh mengambil jalan ini sebagai jalan terakhir dan konyol. Aku sangat putus asa sayang, setelah kamu menceritakan tentang hubungan kita yang masih ditentang oleh kedua orangtuamu, tentang perjodohan yang sudah disiapkan untukmu, aku tidak sanggup sayang,melihatmu bahagia dengan orang lain.
Sayang, maafkan aku, bukan aku tidak setuju dengan idemu, mengajakmu kawin lari, tapi aku tidak mau, kamu menjadi anak durhaka, apalagi saat ini kamu pasti sudah tau apa pekerjaanku sebenarnya, biarlah aku mengambil jalan pintas ini, semoga kamu bahagia dengan pilihan orangtuamu, kuburkan cintamu untukku seiring dengan terkuburnya aku, biar aku saja yang membawa cintamu.
Selamat tinggal sayang, aku mencintaimu,menyayangimu,lebih daripada nyawaku..

Salam sayang, kekasihmu RIZAL

Air mata muna telah membanjiri pipinya yang manis, setelah bertahun tahun surat itu disimpannya, dan pada hari pernikahannya dia memberanikan diri membacanya.
“ Rizal belahan jiwaku, sampaikapanpun aku masih mencintaimu, semoga Allah mengampuni dosa-dosamu, aku akan selalu mengenangmu, meskipun hari ini aku akan bersanding dengan pilihan orangtuaku, itu bukti cintaku padamu dan juga orangtuaku......


Karya : Rara


Senin, 25 April 2011

Cinta seorang anak


Seorang janda miskin Siu Lan mempunyai putri cantik berumur 7 tahun bernama Lie Mei. Kemiskinan yang melanda membuat Lie Mei harus membantu ibunya berjualan jajanan kering seperti kue dan roti dipasar, karena miskin itu pula Lie Mei tidak pernah sekali pun bermanja-manja kepada ibunya layaknya teman-teman disekitar rumahnya.

Musim dingin pun tiba dan ketika selesai bikin kue dan roti, Siu Lan melihat keranjang kuenya sudah rusak dan Siu Lan berpesan pada Lie Mei untuk nunggu dirumah karena ia akan membeli keranjang baru.

Setibanya Siu Lan pulang kerumah, ia tidak menemukan Lie Mei. Siu Lan langsung naik pitam dan sangat marah. “Benar-benar tidak tau diri, hidup susah tapi masih juga pergi main-main, padahal tadi sudah dipesan agar menunggu rumah.” Ucapnya.

Akhirnya Siu Lan pergi sendiri menjual kue dan roti. Sebagai hukumannya untuk Lie Mei, pintu rumahnya dikunci dari luar agar Lie Mei tidak dapat masuk. Putrinya mesti diberi pelajaran, pikirnya geram.

Sepulang dari jual kue Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu tergeletak didepan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan sudah tidak bernyawa. Jeritan Siu Lan memecah kebekuan salju saat itu. Ia menangis dan meraung-raung, tetapi Lie Mei sudah tetap tidak bergerak.

Siu Lan membopong Lie Mei masuk kerumah lalu mengguncang-guncang tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei dengan harap putri kecilnya kembali sadar. Tiba-tiba sebuah bingkisan kecil jatuh dari tangan Lie Mei. Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu dan membuka isinya.

Didalamnya adalah sebuah biskuit kecil yang dibungkus dengan kertas usang dan tulisan kecil yang ada dikertas dari tulisan Lie Mei yang berantakan tapi dapat dibaca, "Mama pasti lupa, ini hari istimewa bagi mama, aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah, uangku tidak cukup untuk membeli biskuit yang besar… Mama selamat ulang tahun".

______________
Emosi adalah lidah bekerja lebih cepat dibandingkan pikiran dan hati. Penyesalan, selalu mengetuk hati ketika semuanya terjadi hingga kehilangan yang membuat tersadar dari tidur yang panjang.

Berpikir negative hanya akan membuat penyesalan itu datang.
Berpikirlah bijak sebelum bertindak.

Anak, suami, istri, mereka semua adalah rumahmu istanamu


Sumber : http://terimakasihibu.blogspot.com

Minggu, 17 April 2011

Tempayan Retak

Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan satunya lagi tidak. Tempayan yang utuh selalu dapat membawa air penuh, walaupun melewati perjalanan yang panjang dari mata air ke rumah majikannya. Tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh.

Hal ini terjadi setiap hari selama dua tahun. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan utuh
merasa bangga akan prestasinya karena dapat menunaikan tugas dengan sempurna. Di pihak lain, si tempayan retak merasa malu sekali akan ketidaksempurnaanya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya ia dapat berikan.

Setiap Orang Memiliki kekurangan

Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak berkata
kepada si tukang air, “Saya sungguh malu kepada diri saya sendiri dan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya” “mengapa?” tanya si tukang air,”mengapa kamu merasa malu ?””Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa. Adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuat mu rugi.”

Si tukang air merasa kasihan kepada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia menjawab,” Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.” Tuhan sanggup memakai kelemahan kita untuk maksud yang indah.

Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan dan itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali merasa sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor dan kembali tempayan retak itu meminta maaf kepada si tukang air atas kegagalannya. Si tukang air berkata kepada tempayan itu, “Apakah kamu tidak memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu ? tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan lain yang tidak retak itu ?” Itu karena aku selalu menyadari akan cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini, aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk dapat menghias meja majikan kita. Tanpa adanya kamu , majikan kita tidak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.”

Setiap orang memiliki cacat dan kelemahan sendiri. Kita semua adalah tempayan
retak, namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk maksud
tertentu. Dimata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma, Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.




Sumber : http://www.facebook.com/pages/Kumpulan-Kata-Kata-BijakMutiara-Collection-of-Words-of-Wisdom-Pearl/148285738540815

SEMANGKOK BAKMI

Ada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata "Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?" "
Ya, tetapi, aku tdk membawa uang" jawab Ana dengan malu-malu

"Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu" jawab si pemilik kedai. "Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu".

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. "Ada apa nona?"
Tanya si pemilik kedai.
"tidak apa-apa" aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

"Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,? ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah"
"Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri" katanya kepada pemilik kedai.


Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata "Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu.
Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya"

Ana, terhenyak mendengar hal tsb. "Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya.
Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.

Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang".
Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.

Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita.


BAGAIMANAPUN KITA TIDAK BOLEH MELUPAKAN JASA ORANG TUA KITA. SERINGKALI KITA MENGANGGAP PENGORBANAN MEREKA MERUPAKAN SUATU PROSES ALAMI YANG BIASA SAJA; TETAPI KASIH DAN KEPEDULIAN ORANG TUA KITA ADALAH HADIAH PALING BERHARGA YANG DIBERIKAN KEPADA KITA SEJAK KITA LAHIR. PIKIRKANLAH HAL ITU??
APAKAH KITA MAU MENGHARGAI PENGORBANAN TANPA SYARAT DARI ORANG TUA KITA?

HAI ANAK-ANAK, TAATI DAN HORMATILAH ORANG TUAMU DALAM KESEHARIANMU, KARENA ITULAH HAL YANG INDAH DIMATA TUHAN


Sumber : http://www.facebook.com/pages/Kumpulan-Kata-Kata-BijakMutiara-Collection-of-Words-of-Wisdom-Pearl/148285738540815

Sabtu, 19 Maret 2011

Kisah Wortel, Telur, dan Kopi

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.

Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.

Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”"Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.

Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”

Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya. “Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?” Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.”

“Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?.”

“Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.”

“Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.”

“Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri”